Breaking News

Iman: KRB Independen dan Steril Dari Politik





Cilegon,Nolkm.com||- Walikota Cilegon, H. Tb. Iman Ariyadi hadir pada acara Pra Kongres Rakyat Banten (KRB) yang diadakan di Grand Mangku Putra Hotel, Cilegon (27/07). Pada sambutannya, Iman menjamin bahwa KRB 100% independen dan steril dari unsur politik.
“Banyak elemen yang menyebutkan kalau saya akan maju sebagai Calon Gubernur Banten dan KRB bermuatan politik. Untuk itu, di forum ini, saya menyatakan bahwa Walikota Cilegon tidak akan maju sebagai Calon Gubernur Banten. Saya akan menyelesaikan amanah membangun Cilegon sampai masa jabatan saya berakhir. Dan KRB ini adalah murni upaya kita untuk sama-sama merumuskan apa masalah yang ada di Banten, serta bagaimana cara menyelesaikannya,” ungkap Iman.
Iman pun mendukung penuh kegiatan yang diusung oleh KRB. Menurutnya, KRB adalah tradisi yang sangat positif dan dapat memperkuat konsolidasi politik untuk membangun Banten yang maju.
“Di umur Banten yang baru 16 tahun sekarang ini, harusnya Banten sudah mampu melebihi provinsi-provinsi lain. Terutama dalam masalah kesejahteraan rakyat. Calon pemimpin Banten harus punya ide dan gagasan. Dan KRB ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi-rekomendasi itu kepada para calon Gubernur,” ujarnya.

Perlu diketahui, KRB adalah sebuah forum kongres yang diselenggarakan oleh Lembaga Peduli Masyarakat Cilegon untuk meningkatkan kualitas demokrasi dan partisipasi politik masyarakat Banten. Selain itu, KRB menjadi suatu media untuk pembelajaran dan pengumpulan aspirasi-aspirasi dari rakyat agar mencapai Banten yang berkonsolidasi menyatukan visi Banten yang berdaulat pasca 2016. Target yang akan dicapai dengan diselenggarakan KRB ini adalah munculnya Gubernur Banten yang baru.

Lebih lanjut, Iman juga berharap agar Tokoh Banten serta Dewan Pakar membentuk sebuah majelis untuk mengontrol kerja Gubernur. Hal tersebut dimaksudkan agar kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan benar-benar pro rakyat, bukan sebaliknya. 

Iman juga mengatakan bila diperlukan, APBD Pemerintah Kota Cilegon siap dibedah dalam bentuk akademik sebagai bentuk transparansi apakah APBD tersebut pro rakyat atau tidak.

Dihadapan para pencetus Banten, Iman juga menyampaikan perkembangan-perkembangan pembangunan Kota Cilegon. “Dalam 5 tahun ini, InsyaAllah semua insfrastruktur akan berada dalam kondisi yang sangat baik. Pada 2017 nanti, akan dibangun pelabuhan Warnasari yang pastinya akan meningkatkan pendapatan daerah. Target jangka panjang kami pada 2025 nanti, Cilegon akan menjadi pusat industri di pulau Jawa,” tuturnya.

Selain itu, pada masa kepemerintahannya ini, Iman akan merilis dan memperluas jalur Kota Cilegon, salah satunya adalah akan dibuatnya jalan Lingkar Utara dimulai dari Kecamatan Jombang, Purwakarta, sampai ke Pulomerak.
Senada dengan Iman, H. Tb. Aat Syafaat selaku penggagas KRB juga mengatakan bahwa tujuan dari KRB adalah untuk mensejahterakan masyarakat.

“Kontribusi pemikiran para pakar dalam KRB diharapkan bisa dijadikan pertimbangan oleh calon Gubernur yang akan datang, agar nantinya terlahir kebijakan-kebijakan yang benar-benar bisa mensejahterakan rakyat,” ujarnya.
Pada acara itu, turut hadir para petinggi dan tokoh Banten, akademisi dari PTN di Banten, alim ulama, budayawan, serta perwakilan mahasiswa. Kongres Rakyat Banten sendiri akan diadakan pada 10 Agustus 2016 di lokasi yang sama.(Kmf/Skc)


Type and hit Enter to search

Close