| Foto: Pria Bule WNA Asal Jerman Ketangkap Basah sedang mengemis di Prapatan Kayoon-Surabaya. |
Surabaya,Nolkm.com||-Benjamin, warga
negara Jerman ini terancam dideportasi dari Indonesia.pasalnya,Pria Bule itu kepergok oleh SatPol-PP sedang mengemis di sekitaran kota surabaya,Dirinya mengaku bahwa sebelum kedatangannya ke Surabaya Benjamin sempat tinggal di bali selama dua minggu,dan disanalah uang miliknya hilang. Meski demikian tak lantas petugas begitu saja mempercayai cerita pria pirang berkaca mata itu,Benjamin beserta barang bawaannya digaruk SatPol-PP untuk diperiksa lebih lanjut.
Agung Pramono Selaku Kasi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas i Khusus Surabaya mengatakan, bahwa paspor milik Benjamin belum habis masa berlakunya namun, pihak imigrasi akan tetap mendeportasi, karena
dinilai melanggar undang-undang tentang keimigrasian.
"Paspor yang bersangkutan memang masih
berlaku. Tapi bisa saja kita deportasi, karena yang bersangkutan
melakukan kegiatan mengemis, itu kan tidak boleh," kata Agung Pramono,
Minggu (11/9/2016).
Agung juga menegaskan, orang asing boleh saja
berkunjung ke Indonesia, asalkan memberikan manfaat, tidak membuat
masalah dan tidak membebani pemerintah Indonesia.
"Tidak ada masalah ada orang asing ke
Indonesia, asalkan memberikan manfaat misalnya sebagai investor.
Traveling juga boleh kan dananya dibelanjakan di Indonesia, Tapi kalau datang ke Indonesia
mengemis, itu tidak boleh. Buat apa datang ke sini tapi malah mencari
masalah. Apalagi dia membawa sakit menular (kaki gajah)," tegasnya.
Benjamin masuk ke Indonesia melalui
Jakarta pada 20 Agustus 2016 lalu. Orang asing yang datang di Indonesia,
juga tidak diperbolehkan membawa penyakit.
Baca Juga: Ini Pengakuan Benjamin,Mengapa Dirinya Harus Mengemis
Baca Juga: Ini Pengakuan Benjamin,Mengapa Dirinya Harus Mengemis
Ketika masuk ke Jakarta, Benjamin tidak
menunjukkan kalau sedang sakit. Padahal, dia mengidap sakit kaki gajah.
Untuk mengelabuhi petugas, Benjamin menggunakan celana gombrong,
sehingga tidak terlihat penyakit kaki gajah-nya.(WNN)

Social Footer