![]() |
| Suasana di Kafe Olivier. (Liputan6.com) |
Jakarta,Nolkm.com|| -Media terkemuka Amerika Serikat, The New York Times memuat artikel tentang vonis 20 tahun Jessica dalam versi internet maupun cetak.
Dalam artikel tersebut disebutkan, kasus kopi sianida memicu penasaran warga Indonesia dan ramai diberitakan media, setelah Jessica ditahan
Pada Januari 2016 -- tiga pekan setelah ia dan korban, Mirna Salihin bertemu di Kafe Olivier yang ada di mal terbesar di Jakarta
"Warga yang penasaran berbondong-bondong ke kafe itu, duduk di mana Mirna Salihin diracun, untuk memesan es kopi Vietnam -- minuman terakhir yang dinikmati korban. Restoran itu sering kehabisan minuman tersebut," demikian dimuat situs New Tork Times, 27 Oktober 2016.
Rekaman kamera pengawas atau CCTV di dalam kafe tersebut pada 6 Januari 2016 menunjukkan Jessica tiba setengah jam sebelum korban dan rekannya, Hani. Setelah duduk di lokasi yang ia pilih, terdakwa memesan tiga minuman sekaligus.
Rekaman menunjukkan, Jessica meletakkan 3 tas belanja di atas meja, menutupi tubuh dan minuman yang ia pesan dari kamera. Setelah melakukan sejumlah gerakan, ia kemudian meletakkan tas-tas tersebut di kursi.
Jaksa berpendapat, terdakwa membubuhkan racun ke dalam es kopi di balik 'barikade' itu. Jessica diduga menghabisi Mirna karena meminta terdakwa putus dari pacarnya.
Jessica yang tinggal di Sydney, Australia pulang kampung Desember lalu, diduga dengan merencanakan 'balas dendam' pada korban.
Pegawai restoran mengatakan, wajah Jessica tak menunjukkan ekspresi apapun, datar, setelah Mirna kolaps. Terdakwa juga tak menunjukkan itikad untuk menolong korban.
Sementara itu, pihak Jessica menuding bahwa hakim tak mempertimbangkan bukti dalam persidangan, hanya bukti dari jaksa yang dianggap penting. "Bukti CCTV bahkan tak dipertimbangkan oleh para hakim," kata pengacara terdakwa, Otto Hasibuan.(Lpn6)


0 Komentar