![]() |
| bangunan PHD hancur kena ledakan tabung gas |
Kapolresta Bekasi, Umar Suryafana mengatakan, selain bangunan PHD yang hancur lebur, Alfamidi yang rusak, ada juga rumah kontrakan yang terkena dampak ledakan. Tidak ada korban tewas, hanya dua luka ringan.
"Hanya 2 luka ringan. Pegawai dan tukang parkir," kata Umar saat dikonfirmasi, Minggu (23/10).
Polisi belum tahu penyebab pasti ledakan. Saat ini masih koordinasi dengan pihak terkait untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Kami masih menunggu dari Pertamina, dari PLN juga. Karena listrik masih mengalir. Kami imbau masyarakat untuk menjauh dari lokasi, karena masih ada tercium bau gas di sekitar lokasi," kata Umar.
Menurut Umar, korban luka ringan tak sampai dirawat. Hanya mendapatkan pengobatan medis biasa. "Hanya diobati," tutur Umar.
Sementara itu, di dalam bangunan PHD yang meledak, polisi memastikan tidak ada orang. Sebab, kegiatan berlangsung dimulai Pukul 10.00 WIB.
"Perkiraan kita tabung gas 50 kg (yang meledak). Masih ada yang berdiri. Masih tercium kuat baunya," kata dia.(Merdeka.com)


0 Komentar