![]() |
| Boy Rafli/ Foto: Ari Saputra/detikcom |
Jakarta,Nolkm.com|| - Polri mendapat 'tugas' untuk sapu bersih (saber) pungli terutama yang berkaitan dengan calo. Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli mengatakan bahwa Polri akan mulai 'bersih-bersih' di sektor pembuatan SIM dan dokumen kendaraan.
"Pungli sebagaimana instruksi Kapolri, dari pemerintah juga dari Bapak Presiden sudah digulirkan operasi saber pungli dan kepolisian menjadi salah satu institusi dapat tugas untuk melakukan pemberantasan sapu bersih terutama berkaitan dengan calo-calo pembuatam SIM, STNK, dokumen-dokumen kendaraan, itu dilaksanakan terus di seluruh Indonesia," kata Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/10/2016).
Boy mengatakan dari Polda Metro Jaya telah melakukan penertiban petugas terkait posisi calo SIM. Hal ini sangat umum karena banyak masyarakat ingin agar proses cepat dan tidak melakukan sesuai mekanisme yang ada.
"Masyarakat diimbau tidak boleh melakukan pengurusan SIM dengan calo apalagi tidak sesuai dengan aturan, kalau memang haris antre ya antre, tes teori ya tes teori, praktik lapangan ya tes, jangan coba-coba melalui calo atau jalan pintas yang kemudian di situ ada pungli," kata Boy.
Dia mengatakan setiap Polda dan Polres telah ditugaskan untuk memberantas pungli dan sudah ada yang ditertibkan termasuk di SIM keliling.
"Termasuk SIM keliling kan untuk perpanjangan, bisa saja ada pungutan lebih, sudah dilarang, bidang Propam akan terus lakukan tindakan dan pengamatan," lanjutnya.
Boy memastikan Propam melakukan pengamatan, pemantauan dan tindakan terhadap pihak yang mencoba melakukan pungli dalam sektor pelayanan publik. Masyarakat juga diharap aktif melawan pungli bila ditemukan di institusi-institusi.
"Masyarakat datang saja ke Propam kalau menemukan adanya pelanggaran anggota, semuanya banyak dilayani, cukup ngobrol saja nanti diproses," tutupnya.(Detik.com)


Social Footer